Apa Saja List Perlengkapan Untuk Survey dan Pemetaan Topografi

Suatu pekerjaan survey dan pemetaan merupakan pekerjaan yang rumit dan membutuhkan banyak alat-alat. Untuk itu diperlukan ketelitian dalam melakukan persiapan agar saat pelaksanaannya nanti tidak ada hambatan atau bahkan gagalnya kegiatan survei karena ada satu atau beberapa alat yang ketinggalan tidak terbawa.

Ada baiknya sebelum melakukan Pekerjaan Survey dan Pemetaan Topografi alat-alat yang diperlukan didaftar dan ada satu atau dua anggota tim yang bertugas untuk mengecek kelengkapan alat-alat tersebut saat berpindah tempat dari satu titik ke titik yang lain.

Berikut beberapa alat survei yang perlu dibawa saat melakukan pengukuran dan pemetaan topografi.

  • Peta lokasi
    Ini penting untuk mengetahui lokasi pemetaan ada di mana. Disamping itu, dengan mengetahui kawasan yang akan dipetakan akan memudahkan dalam perencanaan survei. Peta lokasi juga mutlak ada terutama jika kita akan melakukan pekerjaan Survey dan Pemetaan di area terpencil yang tidak terjangkau sinyal telepon seluler.
  • Global Position System (GPS).
    GPS dibutuhkan untuk mengetahui lokasi titik pengukuran acuan Bench Mark (BM). Dengan diketahui lokasi absolut titik ikat pengukuran maka pengukuran lainnya akan lebih mudah dilakukan . Penggunaan GPS dalam survey dapat digunakan tipe portable, namun pada kasus tertentu yang membutuhkan akurasi yang sangat tinggi dibutuhkan GPS geodetik. Gps geodetik mempunyai akurasi sampai dengan satuan sentimeter namun mempunyai kelemahan yaitu tracking satelit yang lebih lama.
  • Pita ukur/meteran
    Walaupun saat ini teknologi sudah sangat canggih namun ada satu alat manual yang masih sangat diperlukan yaitu meteran. Meteran ini biasanya digunakan untuk mengukur tinggi alat ukur dari permukaan tanah. Ini penting untuk mengetahui beda tinggi titik awal dengan titik yang dituju/ditembakkan.
  • Alat ukur topografi.
    Surveyor harus bisa mengoperasikan berbagai macam alat ukur topografi, diantaranya adalah waterpass, theodolite, kompas survey, ataupun total station. Masing - masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Setiap jenis alat survey memiliki tingkat ketelitian yang berbeda pula. Metode yang digunakan juga berbeda - beda. Surveyor harus bisa memutuskan dengan tepat setiap kasus pengukuran dan menggunakan alat apa yang paling sesuai untuk setiap kasus pengukuran
  • Prisma.
    Peletakan prisma ada dua, ada yang diletakkan diatas statif untuk penentuan titik utama dan ada yang diletakkan di atas yalon untuk pengukuran detil.
  • Yalon.
    Yalon adalah tongkat yang biasanya berwarna merah putih berseling dengan panjang tiap ruas adalah 50cm dan tinggi yalon biasanya 180 200 cm. Yalon digunakan untuk membantu pembacaan ketinggian dan peletakkan prisma detil.
  • Bak ukur.
    Penggunaan bak ukur dipasangkan pada alat ukur waterpass, kompas survey dan theodolite. Ketiganya belum dilengkapi oleh laser sehingga pembidikannya perlu dilakukan dengan pembacaan angka melalui bak ukur atau yalon.
  • Statif.
    Biasa disebut dengan tripod atau kaki tiga. Alat ini digunakan untuk memberdirikan alat survey dan prisma pembalik.
  • Unting unting.
    Berupa besi atau kuningan berbentuk tabung dengan ujung lancip yang ditali dengan benang. Unting-unting yang berguna untuk memastikan tegak lurusnya suatu alat ukur topografi, selain gelembung air atau nivo yang terdapat di alat ukur.

Itulah beberapa kelengkapan yang digunakan saat tim surveyor saat melakukan Survey dan Pemetaan Topografi.

Administrator
17 Feb 2021   2504 kali
Kontak Kami