Bagaimana menjadi Surveyor Handal bagian 3

Untuk menjadi seorang surveyor handal selain harus memiliki pengetahuan akademik yang cukup, juga harus mempunyai ketrampilan teknis, karakter dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Juga kemampuan untuk bekerja cepat dibawah pressure yang ketat. Kombinasi hal-hal tersebut adalah yang harus dimiliki seorang surveyor agar mampu menghadapi tantangan pekerjaan di lapangan.

Pengetahuan akademis dibutuhkan karena seorang surveyor menghadapi penghitungan-penghitungan geometri pada pengukuran planimetris, aljabar maupun trigonometri. Pekerjaan pada survey geodetic memerlukan hitung-hitungan lebih rumit daripada survey biasa. Hal yang bersifat teknis dan teoritis didapat di bangku sekolah atau perkuliahan dan akan diterapkan pada hal sesungguhnya di lapangan.

Ketrampilan praktis akan membuat surveyor tahu apa yang dilakukannya saat dihadapkan sebuah masalah teknis dan non teknis. Dengan kondisi lapangan yang ering kali tidak ideal maka diperlukan kemampuan untuk menyederhanakan hal-hal yang rumit menjadi lebih sederhana namun tidak mengurangi dari mutu atau kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

Sedangkan karakter dan jiwa kepemimpinan yang kuat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran bekerja, bahkan lebih penting daripada pengetahuan akademis dan ketrampilan teknis. Karakter kuat membantu memutuskan tindakan dengan tepat, kendali emosi yang pas dan rasional. Jiwa kepemimpinan juga sangat berguna untuk bekerja dalam tim tidak hanya saat kita menjadi ketua namun juga saat kita menjadi anggota tim.

Selain itu, yang tidak kalah penting yang perlu dimiliki oleh seorang surveyor adalah kemampuan bekerja di bawah tekanan dan kelelahan fisik. Pekerjaan surveyor sering berada dalam lingkungan yang sangat berat seperti ditengah hutan yang jauh dari peradaban saat kita melakukan survey pembukaan jalan baru misalnya. Untuk itu perlu fisik dan kemampuan survival yang bagus untuk meng-handle masalah-masalah itu.

Dengan jadwal yang padat seorang surveyor harus mampu bekerja dengan cepat tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan. Kadang kita harus bekerja sampai larut malam saat mengejar deadline agar pelaksanaan proyek tidak tertunda. Karena jika salah satu bagian proyek mundur akan menghambat pelaksanaan bagian-bagian yang lain sehingga berakibat mundurnya penyelesaian proyek itu.

Administrator
17 Feb 2021   1028 kali
Kontak Kami