
Industri pertanian merupakan salah satu industri besar di negara Indonesia. Bahkan sudah ada sejak jaman nenek moyang kita. Oleh karena itu negara Indonesia dikenal sebagai salah satu negara agraris selain negara maritim. Dimana sebagian mata pencaharian sebagian besar penduduknya dari bercocok tanam.
Pertanian yang dilakukan oleh petani karenanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri dan dengan skala kecil maka tidak dibutuhkan teknologi tinggi dalam menanam tanaman. Namun akan sangat berbeda jika target pemanfaatan hasil pertanian dalam skala besar, untuk pemenuhan kebutuhan suatu negara atau bahkan untuk kebutuhan ekspor ke banyak negara maka memerlukan teknologi yang jauh lebih tinggi. Mengingat investasi biaya yang ditanamkan untuk industri itu juga sangat besar.
Jika suatu daerah akan dijadikan suatu daerah industri pertanian maka salah satu yang harus dilakukan adalah analisa tanah (Soil test).Analisis tanah adalah aktivitas menganalisis sampel tanah untuk mengetahui kondisi dan karakteristik tanah, seperti nutrien, kontaminasi, komposisi, keasaman, dan sebagainya.
Analisis tanah bertujuan menentukan kecocokan tanah terhadap aktivitas pertanian dan jenis tanaman yang nantinya ditanam. Suatu daerah mengandung mineral atau zat-zat kimia tertentu yang mungkin mematikan bagi suatu jenis tanaman namun bisa menyuburkan atau malah sangat diperlukan bagi tanaman-tanaman lain.
Saat ini banyak lembaga atau perusahaan-perusahaan yang mampu melakukan analisa tanah dengan alat dan standar masing-masing yang kadang-kadang berbeda satu sama lain. Pengujian tanah dilakukan di laboratorium dengan jenis laboratorium dapat memiliki fasilitas yang berbeda-beda seperti kondisi yang diuji maupun jenis dan jumlah nutrisi yang ingin diketahui.
Soil test tidak dilakukan satu kali namun biasanya dilakukan terjadwal dalam periode tertentu untuk menunjukkan kondisi mineral dan zat yang terkandung saat ini. Jika itu sudah diketahui maka bisa diketahui perlakuan apa yang harus dilakukan pada tanah tersebut untuk menjaga produktivitas tanaman yang ditanam di atasnya. Dengan tanaman yang ditanam secara terus menerus maka tentu saja ada pengurangan dari kesuburan tanah dan akan berakibat dari berkurangnya hasil panen tanaman tersebut.